PMA - Positive Mental Attitude.
Bahwa kualitas hidup seseorang sangat dipengaruhi oleh sikap mentalnya. Orang yang mempunyai sikap mental negatif, cenderung menarik hal-hal yang negatif terjadi dalam hidupnya. Sebaliknya, orang yang mempunyai sikap mental positif, menarik hal-hal yang positif.
Jika anda ingin lebih bahagia, lebih sejahtera dan lebih berhasil, Anda perlu mengembangkan sikap mental yang positif. Bagaimana caranya?
1. Lihat dari Sudut Pandang Yang Berbeda ,
Berusahalah untuk selalu melihat sisi positif di balik setiap situasi yang negatif. Ambillah hikmah di balik setiap musibah, carilah berkah di balik setiap masalah, petiklah pelajaran di balik setiap kegagalan. Dengan menemukan hal-hal positif, Anda tidak akan dikalahkan oleh situasi yang negatif.
Contohnya: anggaplah kegagalan sebagai sukses yang tertunda. Anggaplah hambatan sebagai tantangan bukan ancaman.
2. Jangan terkungkung oleh kebiasaan negatif anda.
Kebiasaan atau keyakinan yang bersifat negative betapa semua itu sangat berpotensi merusak kehidupan dan kepribadian. Ubahlah dengan sikap, kebiasaan atau keyakinan yang bersifat positif Misalnya, kebiasaan menunda diganti dengan kebiasaan bertindak, sikap mudah putus asa diganti dengan sikap pantang menyerah, keyakinan bahwa masa depan suram diganti dengan keyakinan bahwa masa depan pasti cemerlang bila kita mempersiapkannya dengan baik.
3. Jangan Terkungkung Oleh Pendidikan Anda
Untuk sukses, jabatan / gelar pendidikan bukanlah sebuah patokan banyak disekitar kita orang sukses , berhasil hanya dengan gelar pendidikan biasa saja. Anda jangan pesimis / terkurung oleh status pendidikan yang anda miliki. Ingat point 2
4. Selalu Ingin Belajar .
Belajar tidaklah selalu di sekolah, tempat kursus ataupun perguruan tinggi , kita bisa belajar dari pengalaman kegagalan, pengalaman pahit kehidupan , media informasi seperti : Internet , Televisi dll. Ingat semakin bertambah ilmu semakin bijak anda menyikapi kehidupan ini.
Dengan rasa selalu ingin Belajar pada diri anda menuntun anda lebih mudah menerima segala bentuk perubahan yang terjadi sehingga anda bisa membuat suatu keputusan yang bijak untuk masa depan anda yang lebih baik.
Artikel PMA - Positif Mental Attitude bisa efektif jika dimulai dari hati anda dan keyakinan bahwa anda bisa menerapkan Sikap Mental Positif (PMA - Positive Mental Attitude) tersebut dalam kehidupan anda.
Source by Boedi Jaeni
Minggu, 08 Januari 2012
Selasa, 03 Januari 2012
Minggu, 01 Januari 2012
GALAU TO THE MAX
Sumpah deh demi apapun, lama-lama gue bisa jadi the king of galau, kalo tiap hari galau mulu , SHIIIIIT FUKKKKKKKKKKKKK
Posting pertama untuk tahun 2012
Sebelumnya gue ucapin selamat tahun baru 2012, semoga harapan kita ditahun-tahun sebelumnya bisa terwujud ditahun 2012 ini.
Jumat, 30 Desember 2011
Resolusi untuk tahun 2012
-Semoga diberi umur panjang, kesehatan
-Semoga ditahun 2012 saya diberi kemudahan dalam segala hal
-Semoga hidup saya lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya
-Semoga terhindar dari segala perbuatan maksiat
-Semoga ditahun 2012 saya diberi kemudahan dalam segala hal
-Semoga hidup saya lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya
-Semoga terhindar dari segala perbuatan maksiat
Minggu, 25 Desember 2011
Minggu, 18 Desember 2011
Long Distance Relationship
Pernahkan sobat mengalami yang namanya LDR?, apa itu LDR?, yang jelas LDR adalah kependekan dari Long Distance Relationship. Yaitu sebuah hubungan antar anak cucu Adam yang terdapat sebuah jarak, entah itu jauh maupun dekat. Baik dengan keluarga, kerabat, orang tua, orang dekat dan sebagainya. Saya menulis tulisan ini karena saya sedang menjalani LDR, Lalu apa yang menjadi masalah untuk dibahas dalam tulisan LDR ini? ya tentunya adalah bagaimana bila kita sedang mengalami yang namanya LDR ini. Kalau pada jaman dahulu sebelum ada teknologi seperti sekarang seperti handphone, internet tapi yang ada adalah pak pos. Sehingga bila kita bila ingin LDR dengan seseorang harus benar-benar diuji kesetiaan kita, apalagi dengan pujaan hati, ya karena bila ingin kirim kabar saja harus memakan banyak waktu.
Tapi saat ini bila kita ingin atau terpaksa harus menggunakan sistem LDR, dengan makin majunya teknologi komunikasi, seseorang sudah dengan mudah berkomunikasi. Adanya handphone dan internet sudah cukup. Sudah lama tidak bertemu, ingin sekedar mendengarkan suara sang pujaan hati, tinggal ke counter beli pulsa, sudah bisa untuk sekedar bertegur sapa hehe. Tak puas dengan hanya mendengarkan suara, tenang kita bisa chatting, bahkan juga bisa chatting sambil melihat video lawan bicara kita.
LDR maupun non-LDR jika diterapkan pada suatu hubungan, sedikit memang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing. Hubungan dengan non-LDR biasanya bisa ketemu setiap hari, tapi kita bisa terus tetap ketemu dan dekat, tapi juga kadang timbul rasa jenuh. Kemudian dengan LDR, kita tidak tahu apa yang sedang dilakukan orang yang kita dambakan, kadang timbul rasa cemas dan sebagainya. Suatu hubungan baik LDR maupu non-LDR tidak bisa dijadikan sebuah acuan untuk bisa mengatakan bahwa hubungan menggunkan non-LDR pasti berhasil ataupun hubungan yang menggunakan LDR pasti tidak berhasil sampai kejenjang berikutnya. Yang membuat berhasil adalah komitmen dari kedua belah pihak, dengan komitmen yang kuat, pasti suatu hubungan lancar. Begitu pula sebaliknya, meski sering ketemu tapi tidak ada komitmen untuk selalu menjaga hubungan, ya sudah pasti tidak akan berhasil.
Tapi saat ini bila kita ingin atau terpaksa harus menggunakan sistem LDR, dengan makin majunya teknologi komunikasi, seseorang sudah dengan mudah berkomunikasi. Adanya handphone dan internet sudah cukup. Sudah lama tidak bertemu, ingin sekedar mendengarkan suara sang pujaan hati, tinggal ke counter beli pulsa, sudah bisa untuk sekedar bertegur sapa hehe. Tak puas dengan hanya mendengarkan suara, tenang kita bisa chatting, bahkan juga bisa chatting sambil melihat video lawan bicara kita.
LDR maupun non-LDR jika diterapkan pada suatu hubungan, sedikit memang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing. Hubungan dengan non-LDR biasanya bisa ketemu setiap hari, tapi kita bisa terus tetap ketemu dan dekat, tapi juga kadang timbul rasa jenuh. Kemudian dengan LDR, kita tidak tahu apa yang sedang dilakukan orang yang kita dambakan, kadang timbul rasa cemas dan sebagainya. Suatu hubungan baik LDR maupu non-LDR tidak bisa dijadikan sebuah acuan untuk bisa mengatakan bahwa hubungan menggunkan non-LDR pasti berhasil ataupun hubungan yang menggunakan LDR pasti tidak berhasil sampai kejenjang berikutnya. Yang membuat berhasil adalah komitmen dari kedua belah pihak, dengan komitmen yang kuat, pasti suatu hubungan lancar. Begitu pula sebaliknya, meski sering ketemu tapi tidak ada komitmen untuk selalu menjaga hubungan, ya sudah pasti tidak akan berhasil.
Langganan:
Postingan (Atom)
